A28_ Septiawan Adi Saputra_Tugas Mandiri 3B
Pertanyaan Isian (10 Soal)
- Teks akademik biasanya digunakan
dalam konteks pendidikan/akademik untuk menyampaikan
gagasan, analisis, dan refleksi.
- Perbedaan utama antara teks akademik
dan teks ilmiah terletak pada tujuan, struktur, dan tingkat kedisiplinan/ketelitian
ilmiah.
- Struktur umum teks akademik terdiri
dari tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, isi, penutup
- Teks
ilmiah biasanya mengikuti alur logis dengan struktur IMRAD yang
berarti Introduction, Methods, Results, and Discussion.
- Salah
satu ciri khas teks ilmiah adalah objektivitas, artinya penulis tidak
memasukkan opini pribadi tanpa dasar ilmiah.
- Semua
klaim dalam teks ilmiah harus didukung oleh data atau referensi yang
terpercaya.
- Salah satu prinsip penulisan akademik
adalah menghindari plagiarisme dengan cara mencantumkan
sumber secara konsisten.
- Literasi kritis mencakup kemampuan
menilai validitas argumen dalam sebuah teks.
- Jenis teks akademik yang bertujuan
menjelaskan konsep secara logis disebut teks eksposisi.
- Salah satu solusi untuk meningkatkan
literasi akademik mahasiswa adalah menyediakan pelatihan literasi
akademik secara berkala.
Pertanyaan
Esai (5 Soal)
1. Jelaskan
perbedaan mendasar antara teks akademik dan teks ilmiah, baik dari segi tujuan
maupun struktur penulisan.
Jawab: Teks akademik bertujuan menyampaikan
gagasan, refleksi, dan analisis dalam ranah pendidikan, misalnya esai atau
makalah mahasiswa, dengan struktur umum pendahuluan–isi–penutup. Teks ilmiah
bertujuan menghasilkan dan menyebarkan pengetahuan baru dengan format lebih
ketat, biasanya mengikuti struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and
Discussion).
2. Mengapa
penggunaan bahasa baku sangat penting dalam teks ilmiah? Sertakan contoh
kalimat untuk memperkuat jawaban.
Jawab: Bahasa baku menjamin kejelasan, konsistensi, dan keseragaman istilah, sehingga menghindari ambiguitas. Misalnya, kalimat: “Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara literasi digital dan motivasi belajar mahasiswa” jauh lebih presisi dibanding versi nonbaku: “Penelitian ini mau lihat keterkaitan literasi digital sama semangat belajar mahasiswa”.
3. Bagaimana
peran literasi kritis dalam membantu mahasiswa menjadi pembaca dan penulis
akademik yang lebih baik?
Jawab: Literasi kritis membantu mahasiswa menilai
keabsahan sumber, membedakan fakta dari opini, serta memahami struktur
argumentasi. Hal ini membuat mahasiswa mampu menyaring informasi yang kredibel
dan menyusunnya kembali dalam tulisan akademik yang valid.
4. Uraikan
prinsip-prinsip utama dalam penulisan akademik yang baik dan berikan contohnya.
Jawab: Objektivitas: hanya
menyampaikan klaim berbasis data, bukan opini personal. Koherensi:
gagasan mengalir logis dan terstruktur. Ketepatan bahasa: mematuhi
EYD/PUEBI. Etika: menghindari plagiarisme dengan sitasi yang
konsisten.
Contoh: dalam makalah, penulis mengutip pendapat
ahli menggunakan format sitasi resmi (APA/MLA) agar terhindar dari plagiarisme.
5. Menurut
Anda, bagaimana implikasi kemampuan menulis dan membaca teks akademik secara
kritis terhadap kualitas pendidikan tinggi di Indonesia?
Jawab: Kemampuan ini meningkatkan kualitas
pendidikan tinggi karena mahasiswa tidak hanya menjadi penerima informasi
pasif, tetapi juga produsen pengetahuan aktif. Dengan membaca kritis, mereka
mampu mengevaluasi argumen yang ada, dan dengan menulis kritis mereka
berkontribusi pada diskursus akademik. Hal ini memperkuat budaya riset,
memperkaya publikasi nasional, serta meningkatkan daya saing akademik Indonesia
secara global.
Comments
Post a Comment